Polisi Bisa Panggil Paksa Saksi yang Diduga Kabur Soal Dugaan Pembagian Beras DP-Fatma

Jumat, 30 Oktober 2020 15:32

Danny Pomanto saat hadir sebagai saksi di Polrestabes Makassar. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Diduga ada beberapa saksi yang kabur saat hendak menjalani diperiksa penyidik, soal dugaan politik uang oleh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, DP-Fatma.

Bahkan salah satu saksi kunci yang dalam pembagian beras yang dilakukan di sekitar wilayah Tamajene, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang tidak hadir dalam pemeriksaan itu.

Pengamat Hukum Pidana, Prof Laode Husein, mengatakan, polisi bisa saja melakukan panggil paksa saksi dalam kasus tersebut.

“Jika ada saksi yang belum sempat hadir, kepolisian dapat melakukan pemanggilan secara patut sampai tiga kali dan bahkan dapat saja dihadirkan paksa,” katanya, Jumat (30/10/2020).

“Kasus tersebut masih dalam proses penyidikan terkait dengan tindak pidana pemilu,” sambung akademisi asal kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini, melalui pesan singkat.

Sampai saat ini, polisi belum bisa menyebut soal dugaan ada saksi yang mangkir. Hanya saja sampai saat ini, penyidik sebelumnya telah memeriksa 12 orang saksi.

Bagikan berita ini:
7
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar