Soal Kasus Jerinx, Teddy: Jangan Sampai Diframing Pahlawan Pembela Rakyat

Jerinx SID. (Yuliani for JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dewan Pakat PKPI, Teddy Gusnaidi ikut menanggapi masalah Jerinx SID atas unggahan di media sosial yang berujung kasus pencemaran nama baik.

Seperti diketahui, musisi bernama asli I Gede Ary Astina bersoal hukum setelah dipolisikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, hingga berujung ke persidangan.

Teddy mengatakan kasus jerinx murni kasus pidana murni. Bukan karena ingin membela rakyat Indonesia.

“Jerinx di perkarakan bukan karena dia membela ibu hamil, bukan karena dia membela anak-anak, tapi dia diperkarakan karena menuduh IDI kacung WHO tanpa dia bisa membuktikan,” kata Teddy di akun Twitternya, Jumat (30/10/2020).

Dia pun meminta netizen tidak memframing kasus tersebut, seolah-olah pentolan grup band Superman Is Dead (SID) itu sebagai pahlawan.

“Jadi jangan diframing seolah-olah dia pahlawan membela ibu hamil dan anak-anak..,” sebutnya.

Di cuitan lainnya Teddy kembali menegaskan jika kasus Jerinx tak ada sangkut paut dengan perjuangan.

“Ingat ya, kasus jerinx gak ada urusan dengan pemerintah, murni kasus pidana antara IDI & Jerinx. Kasus ini juga gak ada urusan dengan perjuangan, tapi tuduhan jerinx ke IDI sebagai kacung. Ini harus diingatkan lagi, jangan sampai diarahkan seolah-olah Jerinx pahlawan pembela rakyat,” tegasTeddy Gusnaidi.

Sebelumnya, dalam perisdangan 27 Oktober lalu. Jerinx SID mengaku mengunggah pernyataan nyeleneh terkait “bubarkan IDI” di Instagram agar mendapat respon dari IDI.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar