Bendungan Paselloreng Diresmikan Akhir 2020, Lahan Masih Bersoal

Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Bendungan Passeloreng beberapa waktu lalu.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Bendungan Paselloreng di Kabupaten Wajo dijadwalkan diresmikan akhir tahun ini. Proyek ratusan miliar tersebut akan diresmikan Presiden RI, Joko Widodo (Jowoki).

Bupati Wajo Amran Mahmud membeberkan, proyek strategis nasional yang dilaksanakan PT. Wijaya Karya – PT. Bumi Karsa, KSO dengan anggaran Rp793 miliar rencananya pemanfaatannya diresmikan Desember mendatang.

“Kemungkinan besar Presiden RI, Joko Widodo yang langsung meresmikan. Sekarang masih tahap komunikasi pak presiden,” ujarnya kemarin.

Hanya saja, proyek yang mulai dilaksanakan Juni 2015 lalu di Kecamatan Gilireng itu tersandera. Pembebasan lahannya terhambat sengketa.

Amran mengaku, sampai saat ini proses hukum sementara berjalan di Pengadilan Negeri Sengkang.

“Jadi sambil menunggu proses hukum yang sementara berjalan. Persiapan penyambutan kedatangan pak presiden akan dipersiapkan,” bebernya.

Sementara Kasubsi Fasikitasi Tanah Pemerintah BPN Wajo, Kamaruddin mengaku, pembebasan lahan proyek Bendungan Paselloreng belum rampung. Kata dia untuk yang berproses di pengadilan 84 bidang.

“Ini terbagi 59 bidang yang menggugat dari Desa Paselloreng. 25 bidang di Desa Minangatellue menggugat nilai sementara proses kasasi,” rinciannya.

Sementara, 118 bidang tersebar di Arajang, Paselloreng sementara disusun untuk diusul pembayarannya di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

“Kau yang masuk di kawasan hutan belum bisa kami estimasikan, karena belum ada jumlah pasti dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dan sampai saat ini Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) belum menetapkan tata batas,” tutupnya. (man/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar