Ekonomi Indonesia Diramalkan Tumbuh 5,1 Persen Tahun Depan

Sabtu, 31 Oktober 2020 22:07

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — The ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) yang memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada pada kisaran minus 1,7 persen.

Ramalan AMRO itu selaras dengan prediksi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen. Kepala Ekonom AMRO, Sumio Ishikawa, menilai bahwa secara umum perekonomian RI masih tangguh.

“Tingkat kontraksi lebih moderat daripada negara lain di kawasan regional,” ujar Sumio Jumat (30/10).

Pemerintah, menurut dia, segera merespons kondisi itu untuk mengalibrasikan ulang bauran kebijakan dan paket stimulus besar. Tujuannya adalah mendukung rumah tangga, bisnis, dan sektor keuangan yang terdampak pandemi Covid-19.

Sumio melanjutkan, bauran kebijakan dan respons pemerintah yang memberikan stimulus membuat kondisi makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga. Namun, dia juga menyebutkan bahwa langkah-langkah pembatasan mobilitas untuk mengurangi persebaran Covid-19 telah menekan aktivitas ekonomi.

Dia menambahkan bahwa meski tahun ini terkontraksi, ekonomi Indonesia akan rebound pada 2021. AMRO meramalkan ekonomi RI tumbuh hingga 5,1 persen tahun depan.

Bagikan berita ini:
9
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar