Hadirkan 200 Seniman Lokal, BPNB Sulsel Angkat Tema Jalur Rempah di Festival Gau’ Maraja

Panitia Festival Gau' Maraja

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sulsel menggelar festival kebudayaan tradisional dan kontemporer Gau’ Maraja dengan mengangkat tema mozaik budaya jalur rempah nusantara di Pantai Akkarena, Tanjung Bunga yang berlangsung selama dua hari yakni pada 30-31 Oktober 2020.

Kendati berpotensi mengumpulkan orang banyak, Koordinator kegiatan Gau’ Maraja, Muhammad Aulia Rahmat menjamin penyelenggaraanya tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan, lantaran Kota Makassar masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggandeng tim gugus tugas percepatan Covid-19.

“Protokol kesehatan tetap dijalankan secara ketat, dengan bekerja sama tim gugus tugas covid. Seluruh pengunjung ketika masuk dalam area akarena mereka dicek suhu tubuh, diharuskan cuci tangan, disemprot disinfektan, tetap pakai masker dan jaga jarak,” ucap Aulia Rahmat.

Bahkan, kata dia, untuk kapasitas pengunjung pun dibatasi yakni hanya 50 persen dari batas normal pengunjung Pantai Akkarena.

Selain itu, Aulia membeberkan sebanyak 200 seniman lokal, terdiri dari 140 penari, 20 pemusik dan 40 pemain teater. Mereka gabungan dari 19 sanggar lokal dari Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

“Dalam pagelaran tersebut lima jenis kesenian digabungkan, yakni seni tari musik, teater, instalasi, dan rupa. penampilan kesenian tersebut dipersembahkan oleh 19 sanggar seni asal Makassar dan Gowa,” ujarnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar