Meski Sudah Minta Maaf, 8 Pengeroyok TNI di Bukit Tinggi Tetap Diproses Polisi

8 pengeroyok TNI di Bukit Tinggi minta maaf. Ist

FAJAR.CO.ID, BUKIT TINGGI – Sebanyak delapan pengendara Moge Harley Davidson yang mengeroyok dua anggota TNI di Bukit Tinggi menjalani pemeriksaan.

Pelaku pengeroyokan berjumlah sekitar 8 orang. Mereka mengeroyok dua anggota TNI, Serda Yusuf dan Serda Mistari di Simpang Tarok, Bukit Tinggi pada Jumat (30/10).

Hingga pukul 23.50 WIB, para pengeroyok terus menjalani pemeriksaan di Mapolres Bukit Tinggi.

Setelah menjalani pemeriksaan, para pengeroyok anggota TNI membcakan permintaan maaf secara bersama-sama.

Dalam video yang dibagikan akun Fadhly Reza, tampak anggota Den POM TNI mengarahkan para pelaku menyampaikan permintaan maaf.

“Kami dari Harley-Davidson Owners Grup meminta maaf kepada prajurit Kodim 0304/Agam dan kepada seluruh anggota TNI atas pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi,” demikian isi pernyataan maaf yang dibacakan anggota klub Harley tersebut.

Baca juga: Ternyata Rombongan Moge Pengeroyok Anggota TNI Diketuai Jenderal Purn

Anggota Den POM TNI yang ada di lokasi meminta sejumlah anggota Harley tersebut untuk membacakan permintaan maaf tersebut secara berulang-ulang.

Pihak kepolisian menyatakan proses hukum terus berlanjut. Korban pun sudah membuat laporan terkait pengeroyokan tersebut.

“Itu permintaan maafnya tapi pelaku yang sudah pasti terbukti melakukan tindak pidana 170 (KUHP tentang pengeroyokan) sesuai alat bukti dan keterangan saksi,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, Sabtu (31/10/2020).

KONTEN BERSPONSOR

Komentar