Viral Pria Bawa Jenazah Ibu Pakai Motor

Sabtu, 31 Oktober 2020 11:26

Jagat media sosial digegerkan denga viralnya video seorang pria membawa jenazah menggunakan sepeda motor dengan mengguna...

FAJAR.CO.ID, BOYOLALI — Jagat media sosial digegerkan denga viralnya video seorang pria membawa jenazah menggunakan sepeda motor dengan menggunakan bronjong (keranjang). Dalam berdurasi sekitar 47 detik itu, terlihat jenazah tersebut diletakkan di atas bronjong, diikat dan ditutup dengan menggunakan kain jarik.

Kanit Reskrim Polsek Simo, Iptu Sugiyanto menjelaskan, video itu direkam seorang penumpang mobil. Sementara, pengendara motor dalam video tersebut adalah Sutejo, 50. Sutejo, kata Sugiyanto, mengangkut jenazah sang ibu, Suharti, 80, dari rumah kakak perempuannya di Dusun Bantulan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono.

Jenazah ibunya itu dibawa ke rumahnya di Dusun Selorejo RT 12 RW 04, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo dengan menggunakan sepeda motor. “Dari sana (Bantulan) jam 8 pagi. Sampai sini sekira pukul 10.00,” kata Sugiyanto seperti dikutip Pojoksatu (Jawa Pos Group), Jumat (30/10).

Alih-alih membawa jenazah ibunya ke rumah, Sutejo malah langsung membawanya ke tempat pemakaman umum Randu Alasa Sucen Wetan, Desa Kedunglengkong. Di lokasi tersebut, Sutejo meminta bantuan warga agar dibuatkan makam untuk ibunya.

Akan tetapi, hal itu dicegah lantaran warga mengetahui bahwa jenazah Suhari belum dimandikan. Akhirnya, warga meminta agar jenazah Suharti dibawa ke rumah dulu untuk menjalani proses pemandian dan tahap lain sebelum dikebumikan. “Jenazah kemudian dirumat (diurus) sebaik mungkin di rumah tinggalnya. Setalah itu baru dimakamkan,” terang dia.

Sementara, Kanit Reskrim Polres Boyolali, Iptu Ahmad Masdar Tohari menyatakan, berdasarkan pemeriksaan, Sutejo mengalami gangguan jiwa. “Jadi, orang yang membawa jenazah itu ada gangguan jiwa,” tuturnya.

Warga curiga setelah Sutejo meminta bantuan warga untuk dibuatkan makam karena hendak langsung menguburkan jenazah ibunya. “Akhirnya ditolong warga, dibawa ke rumah untuk dimandikan dan dimakamkan sesuai prosesi,” pungkas dia. (jpc)

Komentar