Usai Panen Kecaman, Ini Pernyataan Terbaru Emmanuel Macron Terkait Karikatur Nabi

Minggu, 1 November 2020 19:19

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. (Foto: Francois Mori/Pool via Reuters)

FAJAR.CO.ID — Akibat pernyataannya yang menghubung-hubungkan Islam dengan tindakan terorisme atau ekstremisme, Presiden Prancis Emmanuel Macron panen kecaman.

Terkait hal itu, Macron pun menyampaikan pernyataan terbaru, Sabtu (31/10), dengan mengatakan bahwa ia menghormati para Muslim yang dikejutkan oleh kartun Nabi Muhammad SAW.

Namun, kata Macron, itu bukan alasan untuk melakukan kekerasan.

Dalam upaya untuk memperbaiki apa yang ia katakan sebagai kesalahpahaman tentang niat Prancis di dunia Muslim, Macron memberi kesempatan wawancara kepada jaringan televisi Arab Al Jazeera. Wawancara itu disiarkan pada Sabtu.

Selama wawancara, Macron mengatakan Prancis tidak akan mundur dalam menghadapi kekerasan dan ia akan membela hak kebebasan berekspresi, termasuk penerbitan kartun.

Namun, presiden Prancis itu menekankan bahwa tidak berarti dirinya atau para pejabatnya mendukung kartun-kartun itu –yang oleh Muslim dianggap menghujat, juga tidak berarti bahwa Prancis anti-Muslim.

“Jadi saya memahami dan menghormati bahwa orang-orang terkejut dengan kartun ini, tetapi saya tidak akan pernah menerima bahwa seseorang dapat membenarkan kekerasan fisik karena kartun ini, dan saya akan selalu membela kebebasan di negara saya untuk menulis, berpikir, menggambar,” kata Macron, menurut transkrip wawancara yang dirilis oleh kantornya.

Bagikan berita ini:
1
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar