Fadli Zon: Kok Istana Mau Jadi “Oposisi” DKI?

Senin, 2 November 2020 09:48

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon-- jawa pos

Fahira mengungkap prestasi itu buah dari kemauan politik kuat dan keberpihakan yang tepat Gubernur Anies Baswedan yang disempurnakan dengan kerja keras dan kerja cerdas Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta, dan seluruh pemangku kepentingan transportasi terutama warga ibu kota.

“Semua tahu, persoalan transportasi di Jakarta bukan hanya rumit dan kompleks tetapi juga multidimensi serta lintas sektoral,” kata Fahira, di Jakarta, Minggu.

“Namun berkat political will, keberpihakan kebijakan maupun anggaran, serta kerja cerdas persoalan transportasi di Jakarta mulai terurai bahkan mendapat pengakuan dunia internasional,” lanjut Fahira.

Di sisi lain, Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menganggap penghargaan itu tidak bisa dilepaskan dari peran gubernur DKI Jakarta terdahulu, termasuk Joko Widodo (Jokowi), Basuki T Purnama alias Ahok hingga Djarot Saiful Hidayat. Memang, katanya, ketika penghargaan itu diraih Ibu Kota, gubernurnya kebetulan Anies Baswedan.

“Ya sebenarnya itu nasib dia (Anies-red) saja, karena dia gubernur sekarang. Itu semua (mulai dari) Pak Jokowi. Jadi kesinambungan itu sudah ada, Pak Jokowi, Ahok, Djarot walaupun sebentar,” ucap Ruhut, Minggu.

Bagikan berita ini:
1
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar