Kasus Jaksa Pinangki, Kasi Imigrasi Sebut 23 Kali Melintas ke Luar Negeri

Senin, 2 November 2020 22:46

Pinangki Sirna Malasari-- pojoksatu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kepala seksi (Kasi) Pengelolaan Data dan Pelaporan Perlintasan pada Subdit Pengelolaan Data dan Pelaporan Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Ditjen Keimigrasian Kemenkum HAM, Danang Sukmawan mengungkapkan, terdakwa Pinangki Sirna Malasari tercatat 23 kali melakukan perlintasan ke luar negeri. Data perlintasan ke luar negeri itu tercatat sejak November sampai Desember 2019.

“Tercatat 23 kali perlintasan, tanggalnya enggak ingat,” kata Danang saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan fatwa MA dengan terdakwa Pinangki Sirna Malasari di PN Tipikor Jakarta, Senin (2/11).

Mendengar pernyataan Danang, lantas Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendalami hal tersebut. Jaksa menanyakan apakah data perlintasan itu perjalanan Pinangki saat ke Malaysia hingga ke Singapura.

“Apakah data perlintasan Kuala Lumpur, Malaysia, kemudian Singapura-Malaysia pada periode 19 November sampai 20 Desember 2019 atas nama pinangki?” tanya Jaksa.

“Ya sesuai permintaan surat Kejagung, kami berikan data yang ada pada SIMKIM kami,” ujar Danang.

Kendati demikian, Danang mengaku tidak menemukan data perlintasan terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra. Padahal Djoko Tjandra berhasil masuk wilayah Indonesia saat masih menjadi buronan Kejagung.

“Dalam sistem SIMKIM kami tidak ditemukan data perlintasan atas nama Joko Soegiarto Tjandra,” cetus Danang.

Sementara itu, jaksa pun menggali keterkaitan Rahmat yang menjadi penghubung Pinangki dengan Djoko Tjandra. Rahmat tercatat bepergian ke luar negeri sebanyak 20 kali.

Komentar