Bahas Strategi Pencegahan Stunting, Bupati Bantaeng Jadi Narasumber Katadata Regional Summit 2020

Selasa, 3 November 2020 16:26

FAJAR.CO.ID, TANGERANG– Bertempat di Chihara Ballroom Mal Alam Sutera, Tangerang, Banten, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin tampil sebagai Narasumber dalam Webinar “KATADATA REGIONAL SUMMIT 2020” dengan tema Strategi Mencegah Stunting di Tengah Pandemi menghadiri undangan Katadata.co.id.

Pandemi Covid-19 membangkitkan berbagai pihak, baik di kalangan pemerintahan maupun di luar pemerintah untuk mewujudkan agenda tujuan pembnagunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pembangunan yang mengedepankan pemerataan, tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan yang sehat dan sejahtera, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, melindungi lingkungan dan mewujudkan kesetaraan.

Situasi pandemi ini menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan pembangunan SDGs, seiring dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan pemulihan kesehatan, ekonomi dan sosial masyarakat. Apalagi, pandemi ini semakin memperkuat tekad pemerintah pusat untuk mengarahkan pemerintah daerah agar fokus memanfaatkan anggaran untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Pada acara yang dipandu oleh moderator Yura Syahrul, selaku Pemimpin Redaksi Katadata.co.id, tersebut, Bupati Bantaeng memaparkan bahwa walaupun Bantaeng tidak termasuk Kabupaten Lokus Stunting, namun Bantaeng telah melakukan upaya percepatan pencegahan Stunting dengan menghadirkan regulasi dan dukungan kebijakan serta ditunjang oleh berbagai inovasi pelayanan publik yang bermuara penurunan angka Stunting serendah mungkin di Kabupaten Bantaeng.

Dukungan Regulasi berupa terbitnya Peraturan Bupati Bantaeng No.71 Tahun 2019 tentang Konvergensi Program Percepatan Pencegahan Stunting dan beberapa kebijakan yakni terbitnya Peraturan Desa di Seluruh 46 Desa di Kabupaten Bantaeng, Pemberian Susu pada Semua Bumil KEK dan Ibu Nifas KEK, Dana Desa dapat dicairkan apabila mengandung kegiatan penanganan Stunting, serta Jaminan Kesehatan untuk seluruh masyarkat Bantaeng (Universal Health Coverage/UHC) sejak tahun 2018.

Komentar