Berikut Waktu Rawan Begal Sepeda Beraksi

Selasa, 3 November 2020 11:01

ILUSTRASI. Aksi pembegalan tengah meresahkan para pesepeda di DKI Jakarta. Kasus pembegalan sudah terjadi berulang kali. (Dipta Wahyu/Jawa Pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aksi pembegalan tengah meresahkan para pesepeda di DKI Jakarta. Kasus pembegalan sudah terjadi berulang kali. Kasus terbaru yakni seorang perwira Marinir dibegal saat melintas di Jalan Medan Merdeka Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, polisi tengah fokus menyelesaikan kasus-kasus tersebut. Hasil pendalaman, aksi begal sepeda kerap kali terjadi saat pagi hari.

“Selama ini kejadiannya pukul 06.00 sampai 09.00 WIB pagi. Habis subuh dia (pesepeda) jalan sendiri di tempat yang sepi,” kata Yusri di kepada wartawan, Selasa (3/11).

Baca Juga: Catat, Ini Lokasi Rawan Begal Sepeda di JakartaOleh karena itu, para pengendara sepeda diminta berhati-hati saat berkendara pagi hari. Sebisa mungkin tidak bersepeda seorang diri, dan tidak memperlihatkan barang-barang berharga selama bersepeda.

“Kita imbau pengguna sepeda agar menjaga masing-masing keamanannya, tolong barang-barang berharga disimpan di tempat-tempat yang tidak kelihatan. Kemudian cari rute-rute yang memang ramai, jangan rute yang sepi,” jelas Yusri.

Sebelumnya, seorang Perwira Menengah (Pamen) dari Korps Marinir TNI AL, Kolonel Pangestu Widiarmoko menjadi korban pembegalan 2 orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Peristiwa terjadi saat Pangestu sedang bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat.

Pembegalan terhadap pesepeda kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang perwira Marinir, Kolonel Pangestu Widiatmoko. “Benar (ada pembegalan),” kata Kepala Dinas Penerangan Marinir, Letkol Mar Gugun Saiful Rachman saat dikonfirmasi, Senin (26/10).

Komentar