Namanya dan Pj Walikota Dicatut Oknum Sekcam, Nurdin Abdullah Angkat Bicara

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Beredarnya kabar terkait keterlibatan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menekan bawahannya di Pilwalkot Makassar dengan mengatasnamakan perintah dari camat dan merupakan ultimatum dari Gubernur dan Pj Wali Kota, akhirnya dibantah oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Sejak menjadi gubernur, Nurdin mengaku tidak pernah terlibat di dunia politik. Bahkan, terkait kabar tersebut, dirinya tidak mengenal oknum ASN yang diduga adalah Sekretaris Camat Ujung Tanah, Andi Syaiful.

“Sekcam itu nggak kenal sama saya, demi Allah. Jadi orang bikin macam-macam lagi itu. Dia nggak kenal saya. Logikanya bagaimana mau kasih arahan, kalau kenal saja nggak, iya kan? Dan liat saya selama jadi gubernur, tidak pernah urusi politik,” bebernya saat ditemui, Rabu (4/11/2020).

Ia menegaskan karakter atau kepribadiannya jauh dari kata dukung mendukung. Sehingga dirinya telah berkomitmen bahwa ia harus menjadi bapak dari semua calon kandidat Pilkada 2020.

Sementara terkait sanksi, kata eks Bupati Bantaeng itu, menuturkan bergantung dari daerah mana ASN tersebut menjabat dan tidak mengindahkan sikap netralitas.

“Kalau itu di Kota Makassar, Walikota akan memberikan tindakan tapi kalau itu di Provinsi tentu saya yang akan memberikan,” tuturnya.

Senada dengan Nurdin, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin juga menegaskan dirinya tidak terlibat terhadap berita yang beredar tersebut.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR