Rizal Ramli: Ngaku Pancasila Tapi Berpolitik dengan Cara-cara Jorok

Rizal Ramli. (dok. JPNN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh nasional, Rizal Ramli membongkar cara-cara buruk yang dilakukan rezim pemerintah untuk membungkam kelompok oposisi.

Cara paling sederhana menurut mantan Menko Perekonomian itu adalah dengan mengajak kelompok kontra untuk bergabung dalam pemerintahan.

Iming-imingnya, kata Rizal mulai dari menawarkan uang, jabatan dan sebagainya. Termasuk mengancam kelompok oposisi dengan dosa masa lalu.

“Modus operandinya sederhana: kooptasi oposisisi dengan uang, jabatan dsb. Mayoritas akan menyerah, apa lagi jika punya dosa masa lalu seperti korupsi,” kata Rizal di akun Twitternya, Rabu (4/11/2020).

Jika cara sederhana itu tak ampuh, Rizal menyebutkan rezim pemerintah punya cara lain. Yaitu dengan mengerahkan buzzer atau influencer untuk menyudutkan kelompok oposisi, baik lewat isu maupun menyerang pribadi secara langsung.

“Kalau tidak bisa dikooptasi, lakukan character assasination-BuzzeRP dan InfluenceRP,” sebut Rizal.

Cara-cara berpolitik tersebut kata Rizal sangat buruk. Bahkan, dia mengungkapkan cara itu justru digunakan oleh rezim yang mengaku paling Pancasilais.

“Berpolitik dengan cara-cara jorok, tapi ngaku Pancasila,” tutupnya. (msn/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR