Bawa Optimisme di Tengah Pandemi Covid-19, Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Kamis, 5 November 2020 20:05

Pemuda asal Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Achmad Fahmi, memanen jamur yang dibudidayakan di gar...

FAJAR.CO.ID, MAROS – Pandemi Covid-19 tak membuat Achmad Fahmi berpangku tangan. Pemuda asal Kabupaten Maros itu justru semakin produktif.

Ia selalu membawa optimisme di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian. Hari masih pagi, kediaman Achmad Fahmi di Dusun Bugis, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai sudah ramai. Pembeli jamur sudah berdatangan. Kediaman pria yang akrab disapa Fahmi itu memang menjadi tempat budi daya jamur.

Pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonomi terdampak. Hal itu juga dirasakan pria yang berprofesi sebagai jurnalis itu. Ia harus mencari tambahan penghasilan agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi. Fahmi kemudian mencoba budi daya tanaman hidroponik.

Namun hanya sebentar, kurang lebih dua bulan ia geluti tanaman hidroponik. Fahmi kemudian beralih ke budi daya jamur. Awalnya budi daya jamur hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarganya. Namun perlahan usaha jamur banyak peminatnya.

“Ternyata banyak yang cari jamur, di sini pikiran saya terbuka. Ada peluang pasar,” sebutnya.

Sarjana Ekonomi dari salah satu kampus swasta di Kota Makassar itu memanfaatkan garasi rumahnya. Hanya berbekal modal Rp7 juta, ia sudah bisa membangun rumah jamur. Termasuk membeli rak penyimpanan dan media tanam. Dia menggunakan rak setinggi dua meter dengan panjang tiga meter. Ruangan sempit yang berfungsi sebagai garasi itu jadi produktif.

“Tidak butuh tempat luas, itulah keunggulan budi daya jamur,” sebutnya.

Bagikan berita ini:
1
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar