Cerita Andi Fahsar Padjalangi yang Gagal Jadi Tentara, Kini Jabat Bupati

Kamis, 5 November 2020 16:27

Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi

FAJAR.CO.ID, BONE — Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi berkali-kali mendaftar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri). Namun gagal. Daftar lagi. Gagal lagi.

Hal itu pertama terungkap dari teman seperjuangannya saat berangkat ke Magelang yakni, Brigjen TNI Andi Muhammad, Kasdam XIV Hasanuddin.

Dia mengungkapkan soal Fahsar yang pernah mendaftar taruna. “Beliau ini (Fahsar) bersamaan daftar taruna. Namun saat itu belum rezekinya. Beliau tidak gagal, hanya keberhasilan yang tertunda,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Fahsar tersenyum. Di Lift Hotel Novena dia perlahan menjelaskan soal prosesnya mendaftar taruna Akabri.

“Saya mendaftar Akabri mulai 1981 sampai 1984. Gagalnya di Magelang, di Makassar. Ada yang tidak jadi berangkat karena jatuh dari motor,” katanya tertawa Kamis (5/11/2020).

Bupati dua periode itu memang sudah mengenakan almamater merah. Kampus Unhas. Di samping kuliah tetap ikut tes juga.

Saat tahun 1984 yang ditemania ke Magelang Kasdam XIV Hasanuddin Brigjen Andi Muhammad, Ka BNNP Sulsel Brigjen Pol Idris Kadir, ada juga Brigjen Andi Arkam orang Bone Pelattae, Jenderal Kahar, dan beberapa yang lain.

Suami Kurniaty Zainuddin itu punya motivasi mendaftar Akabri lantaran mau memang jadi bupati. Sebab dulu yang bisa jadi bupati di Bone harus memiliki latar belakang TNI.

“Dulu tidak bisa jadi bupati di Bone kalau bukan tentara. Terjadi reformasi. Yaa, itulah takdir tuhan. Alhamdulillah jadi bupati juga tidak tentara, tetapi memiliki banyak teman tentara,” beber ayah tiga anak itu. (agung/fajar)

Komentar