Indonesia Masuki Resesi, Nurdin Abdullah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Tetap Positif

Kamis, 5 November 2020 18:55
Indonesia Masuki Resesi, Nurdin Abdullah Optimis Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Tetap Positif

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen year on year. Sehingga Indonesia secara resmi masuk dalam resesi. Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 juga terkontraksi.

Secara kuartalan ekonomi tumbuh 5,05 persen, secara kumulatif masih tekontraksi 2,03 persen. Pada kuartal II pertumbuhan ekonomi tekontraksi 5,32 persen.

Beberapa dampak yang mungkin terjadi setelah Indonesia masuk resesi diantaranya akan terjadi penurunan pendapatan kelompok menengah bawah secara signifikan.

Sedangkan untuk Sulawesi-Selatan pertumbuhan ekonomi Q-to-Q triwulan III terhadap triwulan II itu tumbuh 8,18 persen. Jika dibandingkan angka nasional 5,05 persen, maka kecepatan pemulihan ekonomi di triwulan III untuk Sulsel jauh lebih cepat dibandingkan secara rata-rata nasional.

Mometum ini yang sangat baik ini, menjadi optimisme untuk tumbuh di triwulan ke IV yang sedang berlangsung.

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah sendiri percaya bahwa Provinsi Sulsel dapat melewati masa resesi ini, bahkan bisa memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang positif bagi Indonesia. Meski resesi, pemulihan ekonomi dan perekonomian sudah mulai terlihat.

Bagikan berita ini:
1
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar