Cabuli 8 Siswanya, Oknum Guru Ngaku Sakit Jiwa

Jumat, 6 November 2020 09:00

MALU: Terdakwa Nicolas Handybiantoro menutupi wajahnya saat diamankan petugas. (DOK/RADAR SURABAYA)

FAJAR.CO.ID,SURABAYA — Masih ingat oknum guru yang mencabuli delapan muridnya? Nicolas Handybiantoro akhirnya divonis 10 tahun penjara. Majelis hakim PN Surabaya menyatakan, mantan guru sekolah dasar di kawasan Surabaya Selatan tersebut terbukti mencabuli delapan siswanya. Tiga korban perempuan dan lima lainnya laki-laki.

Ketut Tirta, ketua majelis hakim, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 82 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

Pertimbangan yang memberatkan, menurut majelis hakim, terdakwa sebagai guru seharusnya jadi teladan bagi para siswanya. Selain itu, perbuatannya mengakibatkan para korban yang masih anak-anak mengalami trauma.

Di persidangan terungkap bahwa perbuatan terdakwa sudah berlangsung selama empat bulan. Mulai November 2019 hingga Maret 2020. Nico kali pertama mencabuli tiga siswi di rumahnya di Jalan Ngagel. Awalnya ia menjemput korban di rumah masing-masing. Dia berpamitan kepada orang tua korban akan mengajak ke tempat ibadah.

Namun, korban justru diajak ke rumahnya. Terdakwa yang juga mengaku sebagai dokter memeriksa korbannya dengan stetoskop. Setelah itu, korban dicabuli. ”Terdakwa kemudian mengancam korban agar tidak menceritakan pencabulan yang dialaminya kepada orang lain,” kata hakim.

Sementara itu, lima korban lain yang merupakan siswa laki-laki dicabuli di tempat berbeda-beda. Ada yang dicabuli di kamar mandi sekolah, perpustakaan, hingga ruang unit kesehatan sekolah (UKS). Satu korban lain dicabuli di rumah terdakwa. Modusnya sama, berpura-pura memeriksa korban dengan stetoskop, lalu mencabulinya. Korban juga dilarang bercerita kepada siapa pun.

Komentar


VIDEO TERKINI