Diduga Langgar Netralitas, Tim Hukum ADAMA Laporkan Sekcam Ujung Tanah dan Dirut PD Terminal

Jumat, 6 November 2020 23:19
Belum ada gambar

Kuasa hukum ADAMA melapor ke Bawaslu Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tim hukum pasangan calon (paslon) nomor urut satu Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) melaporkan adanya dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ada dua laporan yang dibawa tim hukum Paslon jargon Adama’ itu, di antaranya video yang diduga Sekretaris Camat (Sekcam) mengkampanyekan paslon nomor dua Appi-Rahman dan Dirut PD Terminal, Arsoni yang diduga mendukung Paslon nomor tiga, Deng Ical-dr. Fadly Ananda.

“Sekcam ujung tanah mengarahkan kepada salah satu paslon, dan memfasilitasi tempat, untuk arahkan salah satu paslon,” kata tim hukum Danny-Fatma, Ahmad Rianto kepada wartawan di Kantor Bawaslu Kota Makassar.

Ahmad mengatakan, Sekcam Ujung Tanah, Andi Syaiful sebagai seorang ASN semestinya menjunjung netralitas dalam kontestasi politik. Apalagi sudah ada aturan jelas mengenai itu.

“Kami pertanyaan Bawaslu sejauh mana penelusurannya. Apabila tidak dilakukan penelusuran lebih jauh, maka kami akan masukkannya jadi aduan,” ujarnya.

Sementara keterlibatan Dirut PD terminal, Ahmad mengatakan Arsoni sebagai direktur yang bekerja untuk Pemerintah Kota Makassar semestinya tidak boleh mengampanyekan salah satu paslon Pilwakot Makassar.

“Terlihat mengarahkan paslon nomor 3 difasilitasi PD Terminal atas nama Arsoni. Padahal dia bekerja untuk Pemkot,” bebernya.

Ketua Bawaslu Makassar, Nursari mengatakan, masih akan mempelajari adanya laporan tersebut, sebelum mengambil langkah selanjutnya.

“Atas laporan itu, saat ini, Bawaslu masih mempelajari kasus pelanggaran itu,” ucapnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
6
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar