Fakta Baru Pembunuhan Fransisca Wahyu Retno Panuntun

Jumat, 6 November 2020 08:47

Fransisca Wahyu Retno Panuntun, 25, dibunuh kekasihnya Ricky Ashary, 34, secara keji. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, BERAU – Polisi mengungkap fakta terbaru kasus pembunuhan Fransisca Wahyu Retno Panuntun yang mayatnya dibuang ke kolam buaya, di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Teluk Bayur.

Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kanit Resum, Ipda Dito Nugraha menyampaikan, hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, menyimpulkan korban meninggal karena dijerat di bagian leher. Sehingga membuat korban kehabisan oksigen dan meninggal dunia.

“Bukti-buktinya sudah lengkap. Ada kekerasan terutama pada leher dan luka lebam di bagian tangan korban,” katanya saat dikonfirmasi.

Ditanya mengenai dugaan korban tengah berbadan dua? Dito tidak membenarkan. Disebutnya, korban hanya mengancam pelaku dengan mengaku hamil.

“Hasil visum korban tidak hamil, jadi dipastikan bahwa korban hanya mengancam,” ujarnya.

Meski begitu, sampai saat ini ia menerangkan, kasus pembunuhan ini masih dalam penyelidikan Polres Berau.

Tersangka Ricky Ashari alias RA (33) masih dalam pemeriksaan. Apabila telah selesai, akan dilanjutkan ke tahap dua dan reka adegan.

Bagikan berita ini:
6
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar