Gubernur NA Sebut Sulsel Kebal akan Resesi Ekonomi

Jumat, 6 November 2020 18:40

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki daya tahan tersendiri dalam menghadapi resesi ekonomi. Salah satunya ketahanan di sektor pangan.

“Makanya meskipun kita resesi, kita bersyukur karena sebagai negara agraris tidak ada satupun negara di dunia tidak makan. Olehnya pangan itu sangat dibutuhkan, orang pasti beli,” kata Nurdin.

Ia mengaku optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal IV dapat menunjukkan tren positif. Lantaran melihat daya beli masyarakat yang semakin membaik.

“Saya ingatkan kepada kita semua bahwa Sulsel harus memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Saya kira kita optimis karena bukan hanya Sulsel yang resesi, bukan cuma Indonesia tapi hampir semua negara mengalami kontraksi yang cukup kuat,” bebernya.

Sebagaimana diketahui angka pertumbuhan ekonomi di Sulsel pada triwulan III tahun 2020 yang tercatat mengalami kontraksi sebesar minus 1,08 persen jika dilihat dari tahun ke tahun (Y to Y).

Sementara pertumbuhan ekonomi dari triwulan II ke triwulan III (Q to Q), justru bertumbuh positif 8,18 persen.

Senada dengan mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulsel, Jayadi Nas menuturkan hal yang sama.

“Tidak berarti pandemi, lantas kita harus mengatakan bahwa Sulsel terpuruk,” ungkap Pjs Bupati Luwu Timur itu.

Justru, kata dia, Sulsel sudah terbiasa menghadapi krisis ekonomi. ” Alhamdulillah di tengah terjadi penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional tapi geliat ekonomi kita di Sulsel tetap ada dengan investasi yang terus bermunculan dan kegiatan ekonomi jadi lebih baik,” tutupnya. (Anti/fajar)

Komentar