Kelompok Lampung Berani Berbuat Terlarang di Kompleks Kostrad, Akhirnya Begini

Jumat, 6 November 2020 21:29

-ilustrasi-pembobolan-atm

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polisi bersama TNI AD meringkus lima pelaku pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam aksinya, para pelaku meraup Rp10 juta dari mesin ATM Bank BRI. Adapun kelimanya berinisial W (30), DC (33), MA (24), HS (40), dan KA (35).

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta mengatakan, kasus itu berawal dari adanya laporan tentang pembobolan mesin ATM di sebuah minimarket, tepatnya di Komplek Kostrad, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Para pelaku itu sejatinya kelompok Lampung. Di Lampung, mereka sudah beraksi melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali.

“Mereka lalu mengembangkan aksinya di Jakarta, satu di karang Tengah dan satu lagi di Komplek Kostrad ini dan setelah beraksi di minimarket komplek itu, polisi bersama Kostrad berhasil menangkap lima pelaku,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (6/11).

Lebih lanjut, Indra mengatakan, saat beraksi, dua pelaku sebagai eksekutor pembobol mesin ATM, dua pelaku lagi sebagai pengawas situasi. Sementara satu pelaku sebagai driver mobil, di mana mobil itu merupakan disewa dari tempat rental.

Modusnya, pelaku awalnya membuka rekening di sebuah Bank, yang mana ada sejumlah rekening yang dimiliki pelaku.

Kemudian kata dia, pelaku menabung di salah satu rekening tersebut. Uang tabungan itu nantinya bakal dioper-oper ke rekening lainnya.

Komentar