KPU: Debat Pilwalkot Makassar Bukan Ajang Adu Kekuatan dan Transaksi Suara

Jumat, 6 November 2020 19:29

Paslon Pilwalkot Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Debat Publik Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar digelar di Jakarta pada Sabtu (7/11/2020). Empat pasangan calon (paslon) bakal beradu gagasan, konsep, program sesuai visi dan misi yang mereka rancang untuk kemajuan Kota Makassar 5 tahun ke depan. Debat Publik ini akan disiarkan langsung di siaran TV nasional.

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari berharap, Debat Publik Pilwalkot Makassar bisa menjadi referensi/bahan pertimbangan utama pemilih dalam menentukan pilihannya pada hari pemilihan 9 Desember 2020 nantinya. Pilihan rakyat adalah penentu masa depan kemajuan Kota Makassar.

“Menentukan pilihan berdasarkan visi-misi, program, konsep, dan gagasan dari masing-masing Paslon yang disampaikan dan dieksplorasi dalam debat nantinya,” ujarnya, Jumat (6/11/2020).

Hal tersebut perlu bagi KPU, karena kata Endang, Visi KPU Makassar sebagai Penyelenggara, yaitu Pilwali Makassar 2020 adalah proses adu visi-misi, program, gagasan dan konsep dari setiap paslon. Bukan adu kekuatan, fisik dan bukan pula ajang transaksi suara.

“Semoga dengan menghadirkan debat yang berkualitas kita sedang membangun proses demokratisasi yang semakin sehat di kota Makassar,” tutur Endang.

Lebih lanjut dijelaskan, ada 7 segmen pelaksanaan Debat Pilwalkot Makssar diantaranya, pemaparan visi, misi, dan program masing-masing pasangan calon.

Kedua Pembacaan pertanyaan panelis oleh moderator dan Pendalaman visi, misi, dan program untuk Tema ke-1 dan dilanjutkan dengan tanya jawab dan sanggahan antar paslon.

Komentar