Legislator Gerindra Makassar Tentang Keras Camat dan Lurah Plesiran ke Bali

Jumat, 6 November 2020 14:45

Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi menyoroti agenda rekreasi sejumlah camat dan lurah Kota Makassar ke Pulau Dewata Bali.

Plesiran ini adalah buah manis dari serapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dianggap tinggi.

Kasrudi menilai sangat tidak layak bagi mereka diberi reward berlibur ke Bali sementara target Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja tidak tercapai.

“Bagaimana mungkin mereka para camat dan lurah liburan ke Bali sementara PAD kita saja tidak mencapai target. Aneh ini,” ketus Kasrudi, Jumat (6/11/2020).

Selanjutnya, alasan pandemi Covid-19 yang belum mereda khususnya di wilayah para camat dan lurah bertugas, Politisi Gerindra itu lagi-lagi menganggap agenda tersebut tidaklah elok.

Ditambah lagi perekonomian kota Makassar yang jauh dari kata pulih, sehingga baiknya anggaran rekreasi ke pulau Bali dialihkan untuk pemulihan ekonomi seperti padat karya dan menyuntik UMKM.

“Harusnya mereka-mereka ini ada empati sedikit terhadap masyarakatnya. Warga banyak yang terseok-hidupnya. Untuk makan saja susah. Untuk biaya hidup sehari-hari saja tidak menentu. Kok pemimpinnya malah rekreasi ke Bali. Tidak masuk akal ini,” tegasnya.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin tak menampik bawahannya berplesir ke Bali. Ia menilai kunjungan itu merupakan penghargaan atas capaian dari kerja-kerja mereka. Sehingga bisa dijadikan motivasi ke depannya.

Komentar


VIDEO TERKINI