Pemerintah Rencana Vaksinasi Nasional

Ilustrasi Vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah sedang mempersiapkan rencana vaksinasi nasional dalam waktu dekat. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menegaskan vaksin COVID-19 akan tersedia bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Indonesia harus mampu menyediakan vaksin untuk semua warga negara. Ini adalah amanah konstitusi,” kata Johnny melalui diskusi daring, di Jakarta, Kamis (5/11).

Hal itu mengacu pada kekhawatiran apakah Indonesia bisa memenuhi permintaan vaksinasi untuk lebih dari 268 juta jiwa penduduknya. Mengenai jumlah vaksin yang tersedia, lanjut Johnny, memang akan sulit melakukan vaksinasi sekaligus. Sebab, distribusi vaksin dilakukan secara bertahap.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan sebanyak 170 juta jiwa atau sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia akan mendapatkan suntikan vaksin COVID-19. Sementara Indonesia, memerlukan vaksin COVID-19 sebanyak 340 juta dosis dalam kurun waktu setahun.

Dia optimistis negara dapat memenuhi hal tersebut. Mengingat salah satu produsen vaksin terbesar di dunia, yakni PT Bio Farma, tengah berupaya menyelesaikan uji klinis tahap ketiga vaksin Corona dan juga membuat Vaksin Merah Putih.

Dia tak menampik prosesnya tak bisa cepat. Namun, proses vaksinasi bisa dilakukan setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Salah satu persyaratan itu adalah sertifikasi medis dan label halal vaksin.

“Pemerintah melalui MUI, BPOM dan WHO sudah menempuh tahapan yang seharusnya dilakukan. MUI akan mengeluarkan fatwa mengenai hal ini. Harapannya, program vaksinasi secara bertahap dapat mulai dilakukan di akhir tahun ini. Persisnya kapan, kita tunggu,” urainya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR