Seruduk Kantor Gubernur, FPI Minta Pemprov Boikot Produk Prancis

Demo massa FUIB dan FPI di depan Kantor Gubernur Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Massa aksi dari sejumlah ormas Islam yang terdiri dari Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan dan Front Pembela Islam (FPI) Makassar melakukan aksi demo di kantor Gubernur Sulsel, pada Jumat (6/11/2020).

Saat mereka hendak masuk ke kantor orang nomor satu di Sulsel itu, mereka sudah dihadang oleh sejumlah Satpol PP dan polisi, yang lebih dulu berjaga di sana.

Dalam tuntutan massa yang berpakaian dominan putih ini, mereka meminta untuk bertemu Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah agar membahas soal seruan boikot produk Prancis pasca penghinaan Nabi Muhammad SAW.

Sayangnya, para massa aksi ini gagal bertemu dengan Nurdin Abdullah, lantaran salah satu staf di sana keluar kantor dan menyampaikan jika Nurdin sedang tidak ada di sana.

Kendati demikian, massa aksi tetap meminta pemerintah provinsi Sulsel untuk sepakat dan bersama-sama memboikot produk Perancis.

“Boikot produk Perancis. Presiden bodoh. Presiden bodoh. Presiden Macron,” teriak salah satu orator menggunakan alat pengeras suara.

Usai di kantor Gubernur, mereka pun melakukan pawai seruan pemboikotan produk Perancis di sejumlah jalan di kota Anging Mammiri ini.

Di antaranya di Jalan Urip Sumohardjo, Jalan Penghibur, Jalan Nusantara, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Sulawesi, Jalan Jenderal Sudirman, dan beberapa jalan lain di Makassar. (Ishak/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR