Pahami Pelaksanaan Umrah di Masa Pandemi, Ini Penjelasan Amphuri

Minggu, 8 November 2020 10:40

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Manasik umrah bisa digelar secara daring. Tetapi dimasa pandemi Covid-19 ini, banyak yang berbeda. Calon jemaah perlu lebih cermat memahami pelaksanaanya.

Kabid Humas dan Kreatif Amphuri DPD Sulampua, Mawardha Dj mengatakan, manasik umrah tetap bisa dilaksanakan secara normal dengan penerapan protokol kesehatan. Pun bagi jemaah yang sulit hadir secara fisik bisa mengikuti siaran langsung atau daring.

“Jadi travel sedianya menyiapkan alternatif manasik secara hibrid baik fisik maupun virtual,” kata Mawardha kemarin.

Mawardha menjelaskan, pelaksanaan umrah di periode new normal ini sangat jauh berbeda dengan kondisi normal. Regulasi yang diberlakukan oleh Saudi Arabia sudah berjalan dan sangat ketat penerapannya saat ini.

“Ini harus dipahami bahwa jemaah tidak boleh teledor dan seenaknya saja. Karena bisa berimbas pada jemaah lain,” tegas Direktur PT Radja Safari Wisata ini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan calon jemaah umrah, yakni selain memastikan sehat jasmani dan rohani, serta negatif Covid-19 dengan swab test. Jemaah perlu mempersiapkan perlengkapan pendukung kesehatan.

Saat jemaah sampai di tanah suci pun harus mematuhi aturan karantina selama tiga hari dan swab test ulang sebelum melakukan proses umrah.

“Jadi manasiknya sebenarnya isinya lebih pada regulasi dan tentu saja kita sampaikan fiqihnya terkait umrah masa pandemic ini sehingga tidak mengurangi nilai dan kehusyukan ibadah jemaah,” jelasnya.

Komentar