ARA Yakin Dalang Penikaman Timses Appi-Rahman Terungkap

Senin, 9 November 2020 15:55

Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tragedi berdarah saat debat perdana Pilwalkot Makassar, Sabtu (7/11/2020) di Jakarta, dimana salah satu pendukung Appi-Rahman dibacok orang tak dikenal, memunculkan keprihatinan sejumlah pihak.

KPU Kota Makassar sebagai penyelenggara Pilkada didesak mengevaluasi lokasi debat kedua nantinya. Adalah Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali meminta KPU dan Bawaslu Kota Makassar menjadikan peristiwa nahas ini sebagai pelajaran berharga.

Ia meminta debat kedua nantinya digelar di Kota Makassar saja. Dari segi keamanan pun, ARA demikian ia biasa disapa, kota Makassar sudah teruji.

Terlihat dari berbagai tahapan yang telah dilalui, mulai dari tahapan pendaftaran, pencalonan, tes kesehatan hingga pencabutan nomor urut, semuanya berjalan aman dan kondusif.

“Seluruh tahapan pilkada telah dilalui dan dilaksanakan di Makassar. Terbukti semua aman kok,” kata Ketua DPC Partai Demokrat itu, saat dihubungi, Senin (9/11/2020).

“Sehingga debat kandidat berikutnya tidak usah lagi di Jakarta. Digelar saja di kota Makassar. Percayakan saja di kota Makassar. Kejadian di Jakarta menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. KPU dan Bawaslu tolong ini menjadi perhatian, kami menganggarkan biaya Pilkada kota Makassar sangat besar jadi jangan berbanding terbalik anggaran besar tapi justru hasilnya tidak bagus,” lanjut ARA.

Terkait insiden berdarah yang menimpa Muharram Jaya alias Musjaya, Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Parpol pengusung Appi-Rahman itu menghimbau kepada seluruh pendukung dan simpatisan paslon nomor urut dua itu, untuk tetap tenang dan tidak perlu terpancing emosi.

Komentar