Diduga Langgar PKPU, Bawaslu Sayangkan Sikap Paslon ADAMA

Senin, 9 November 2020 17:49

Pendukung paslon ADAMA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pasangan calon (Paslon) nomor urut satu Moh Ramdhan (Danny) Pomanto dan Fatmawati Rusdi atau ADAMA diduga melanggar Peraturan KPU (PKPU) dengan mengumpulkan massa saat debat perdana, Minggu (7/11/2020).

Paslon dengan jargon Adama’ itu diduga melanggar PKPU 13/2020 berisikan larangan melaksanakan metode kampanye yang menyebabkan terjadinya kumpulan massa.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Makassar, Nursari sangat menyayangkan adanya kejadian seperti itu. Padahal sebelumnya, upaya pencegahan telah dilakukan dengan menggelar debat di Jakarta.

“Itu adalah peristiwa yang kita sangat disayangkan, padahal kita berusaha mencegah hal itu dengan dengan memberikan pertimbangan KPU menggelar debat di Jakarta,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (9/11/2020).

Untuk itu, ia mengimbau kepada semua calon agar pengumpulan massa seperti itu tidak terjadi lagi. Apalagi saat ini pemerintah masih sementara berjuang melawan covid-19 yang masih mewabah.

“Kedepan kita imbau kepada semua calon, bukan hanya satu calon tetapi semua untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan,” terang.l Nursari.

Ia berharap, debat kedua ataupun masa kampanye, Paslon bisa menertibkan timnya masing masing agar tidak melakukan perkumpulan. Kata dia, perkumpulan massa bisa saja menimbulkan kluster.

“Ini menjadi sebuah atensi kepada semua paslon agar menertibkan timnya masing masing. Mudah mudahan bisa mendengar,” tandasnya. (ikbal/fajar)

Komentar