Sosiolog Acungi Jempol Sikap Konsisten dan Peduli Appi-Rahman Saat Debat Pertama

Senin, 9 November 2020 13:37

Dr Sawedi Muhammad

“Sesuai kaidah demokrasi yaitu bersaing secara fair dan sehat. Pak Appi ingin memastikan bahwa pemimpin kota Makassar haruslah yang terbaik yang dipilih oleh rakyat Makassar melalui cara-cara yang terhormat,” terang Dr Sawedi.

Ketiga, Appi seolah ingin menegaskan bahwa keselamatan semua anggota timnya dan seluruh warga Makassar adalah prioritas utama.

“Kampanye meraih dukungan publik bukanlah tujuan akhir dari demokrasi tetapi sebagai proses yang sejatinya dilalui tanpa teror dan tanpa kekerasan,” kuncinya lugas.

Sebelumnya dalam sesi penutup debat terbuka, Appi memulai kalimatnya dengan suara lirih seraya menyerukan pesan pilkada damai pasca mengetahui salah satu tim suksesnya Muharram Madjid atau yang akrab disapa Musjaya menjadi korban pembacokan orang tak dikenal.

Musjaya mengalami luka cukup dalam akibat ditusuk dengan benda tajam di bagian tubuh pinggang belakang sebelah kiri saat hendak mengikuti acara debat Pilwalkot Makassar di salah satu stasiun TV Swasta di Jakarta.

Appi juga mengajak kepada seluruh pendukungnya untuk tetap tenang dan menyerahkan perkara ini pada pihak kepolisian serta sama-sama mendoakan korban agar segera pulih dari sakitnya.

Selepas debat, Appi langsung bergegas menuju RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat guna menjenguk pendukung setianya. (rilis)

Bagikan berita ini:
2
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar