Terancam Sanksi Administrasi hingga Pidana, Gakkumdu Proses Dugaan Keterlibatan Pendamping PKH

Senin, 9 November 2020 09:13

Ketua Bawaslu Pangkep, Samsir Salam

FAJAR.CO.ID,PANGKEP– Dugaan keterlibatan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Pilkada Pangkep, langsung mendapat respon dari Bawaslu Pangkep. Pihaknya akan tegas menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum pendamping PKH itu.

Ketua Bawaslu Pangkep, Samsir Salam mengaku, pihaknya akan menindaklanjuti langsung pelaporan terkait dugaan pelanggaran pilkada yang dilakukan salah satu paslon di Kabupaten Pangkep.

“Tentunya kita akan tindaklanjuti. Namun, pertama-tama kami akan periksa syarat pelaporannya. Kalau terbukti nanti melanggar tentunya akan kita lihat apakah ini pelanggaran administrasi atau pidana, kalau pidana yah akan diproses pidana juga,” paparnya.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa pihaknya juga akan terlebih dahulu mengecek status dari pendamping PKH itu.

“Ini juga yang akan kami cek, apakah statusnya termasuk bagian dari fasilitas negara, dibiayai negara. Atau seperti apa. Itu kami akan periksa baik-baik,” bebernya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Abdul Rahman Assagaf-Muammar Muhayang (RAMAH), Andi Walinga mengaku, secara resmi telah melapor ke Gakkumdu Pangkep terkait dugaan pelanggaran yang melibatkan pendamping PKH.

Bagikan berita ini:
8
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar