Tidak Jera! ASN di Pemkab Gowa Lagi-lagi Diduga Tidak Netral

Senin, 9 November 2020 15:30

Ilustrasi ASN

FAJAR.CO.ID, GOWA – Bawaslu Gowa berkali-kali mendapati ASN yang diduga tidak netral. Setelah di pemerintah tingkat kecamatan, kali ini di jajaran RSUD Syekh Yusuf.

ASN itu berinisial RN. Salah satu pegawai dari rumah sakit plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.

RN kedapatan berkomentar di salah satu akun media sosial Facebook yang memposting foto, simbol, dan menyebutkan tagline salah satu pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Gowa.

“ASN itu diperiksa selama 7 jam dan dicecar 39 pertanyaan. Oknum ASN tersebut diduga melanggar netralitas ASN,” kata Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto Avol, Senin (9/11/2020).

Dugaan pelanggaran netralitas ini ditemukan untuk yang kesekian kalinya, setelah terdapat salah satu ASN dari Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong berinisial RW yang memposting komentar bernada politik di sosial media.

Kata Avol, ASN yang terbukti melanggar pasal 71 ayat 1 Undang-undang 10 Tahun 2016 akan terancam pidana sesuai dengan pasal 188 Undang-Undang 10 Tahun 2016.

Sebelumnya pula, pengamat politik dari Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto, berharap kepada Bawaslu untuk tindak tegas bagi ASN yang terlibat dalam kegiatan politik. Baik secara langsung maupun di dunia maya.

“Bawaslu harus membuktikan, kehadirannya bisa bermakna untuk pemilu yang berintegritas. Tentu melalui proses hukum yang adil dan transparan. Sistem pencegahan yang dibangun sudah harus ditinjau ulang. Masih ada waktu memperbaiki,” jelasnya. (Ishak/fajar)

Komentar