Pemerintah Mulai Kaji Beli Vaksin Buatan Amerika Serikat

Selasa, 10 November 2020 23:02

Ilustrasi Vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah tengah mempertimbangkan pembelian vaksin Covid-19 dari Pfizer. Vaksin produksi perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut disebut memiliki tingkat efektivitas lebih dari 90 persen berdasarkan hasil uji coba.

“Berbagai vaksin itu dipertimbangkan tapi kami belum memasukkan Pfizer sebagai salah satu,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers virtual usai ASEAN Summit 2020 di Jakarta, Selasa (10/11).

Kendati demikian, pemerintah memastikan vaksin Pfizer bakal masuk pembahasan terkait pengadaan vaksin.

“Ini untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah produsen vaksin Covid-19 rencananya akan menjadi mitra penyedia vaksin di Indonesia. Vaksin tersebut di antaranya Sinovac, Sinopharm, Cansino, Astra Zeneca.

Pemerintah juga sedang mengembangkan vaksin buatan sendiri yakni Merah Putih.

Sasaran prioritas penerima vaksinasi COVID-19 sudah disiapkan pemerintah mulai dari tenaga medis, pelayan kesehatan termasuk TNI, Polri, dan aparat hukum sekitar 3,5 juta.

Kemudian, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga perangkat daerah sebanyak lima juta orang, tenaga pendidik mulai dari Pendidikan Anak Usia Dinia (PAUD), TK, SD, SMP, SMA hingga dosen perguruan tinggi swasta dan negeri sebanyak 4,3 juta.

Selanjutnya, aparat pemerintah pusat dan daerah serta legislatif sebanyak 2,3 juta orang, dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 96 juta orang dengan jumlah semuanya mencapai 102 juta orang.

Komentar