Sacchi Sebut Juventus Sedang Tertidur, Pirlo Tak Butuh Nasihat

Rabu, 11 November 2020 10:36
Belum ada gambar

Juventus memulai musim dengan lambat/Juventus FC

FAJAR.CO.ID, MILAN—Pelatih legendaris, Arrigo Sacchi mengingatkan Juventus tentang persaingan scudetto musim 2020/2021 ini. Ia mengatakan AC Milan bisa memenangkan Scudetto di bawah pelatih Stefano Pioli.

Rossoneri, julukan Milan sejauh belum terkalahkan dalam tujuh laga awal Serie A yang membuat mereka bisa menjadi pemuncak klasemen. Kalau mereka bisa terus memanfaatkan start lambat Juventus dan rival lainnya, Sacchi yakin Milan bisa membuat kejutan.

Sacchi yang meraih satu Scudetto dan dua Piala Eropa bersama AC Milan menegaskan, Rossoneri harus percaya diri bahwa mereka mampu meraih scudetto yang sembilan musim terakhir dikuasai Juventus.

“Hanya ada satu rahasia untuk mencapai garis finis. Percaya pada diri sendiri, permainan dan pekerjaan yang Anda lakukan. Milan bisa memenangkan Scudetto dalam kejuaraan yang aneh ini, tetapi skuat Pioli harus lebih percaya diri, lebih kejam, dan lebih murah hati,” kata Sacchi kepada La Gazzetta dello Sport.

Menurut Sacchi, klub-klub pesaing scudetto saat ini sedang tertidur dan itu harus bisa dimanfaatkan Milan. “Hanya dengan cara ini, mereka akan mampu mengatasi persaingan dari lawan yang sekarang, mungkin, sedang tertidur. Tapi cepat atau lambat, mereka akan melompat ke depan,” jelasnya.

Diavolo menambah kekuatan mereka musim panas ini setelah sebelumnya memberi kontrak baru pada Zlatan Ibrahimovic. Nama-nama seperti Sandro Tonali, Diogo Dalot, Brahim Diaz dan Jens Petter Hauge mereka bawa ke San Siro.

Pemain-pemain ini memiliki kualitas meski masih berusia muda. “Saya mengatakannya lagi. Milan memiliki kualitas untuk memperebutkan gelar dengan satu syarat: Anda menunjuk ke grup dan bukan individu. Jika dia mau, dan karena Pioli adalah pelatih yang baik dan cerdas, saya yakin dia akan berperilaku sesuai, dan kita akan melihat kolaborasi yang lebih besar di antara para pemain,” tegasnya.

“Gerakan akan sinkron, tim lebih ketat, dan penekanan bisa lebih efisien. Yang penting adalah membuat seluruh kelompok memahami bahwa permainan itu fundamental, tidak ada yang lebih penting dari permainan dan Anda hanya bisa meraih kesuksesan melalui permainan,” lanjutnya.

Eks pelatih Milan lainnya, Carlo Ancelotti sementara itu berpandangan beda. Menurutnya, Milan belum berada di level Juve ataupun Inter Milan. Itu ia lontarkan ketika berbicara dengan Tiki Taka seperti dikutip dari Football Italia.

“Mereka mendapatkan hasil yang bagus tapi saya pikir Rossoneri masih kehilangan sesuatu untuk berada di level Juventus dan Inter. Namun, jangan lupa bahwa ini adalah musim yang aneh di mana-mana di Eropa, saya melihat hasil yang cukup mengejutkan. Beberapa pemimpin klasemen tidak bisa diprediksi di awal musim. Segalanya bisa terjadi,” ujarnya.

Ancelotti juga mengomentari pelatih Juventus, Andrea Pirlo yang dibebani pekerjaan berat untuk mempertahankan scudetto. “Dia tidak membutuhkan nasihat tapi saya ingin memberinya satu: jika dia harus gagal dia harus melakukannya dengan idenya sendiri dan bukan dengan orang lain,” kuncinya. (amr)

Bagikan berita ini:
8
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar