Tolak Kekalahan, Trump Pecat Sejumlah Pejabat Amerika Serikat

Rabu, 11 November 2020 19:19

Donald Trump (MANDEL NGAN/ AFP)

Selang beberapa jam terbitnya memo, Direktur Bagian Kejahatan Pemilu Departemen Kehakiman Richard Pilger mengundurkan diri. Dia menyatakan tak setuju dengan sikap jaksa agung yang meminta penyelidikan dimulai tanpa prosedur yang semestinya.

”Perintah ini otomatis membatalkan kebijakan non-interference policy (kebijakan larangan campur tangan) untuk kecurangan surat suara yang sudah dijalankan selama 40 tahun,” terangnya.

Sampai saat ini, tim kampanye Trump belum berhenti menggunakan segala upaya hukum untuk membalikkan hasil yang ada. Meski, belum ada gugatan yang berhasil membalikkan keunggulan Biden di perolehan suara elektoral. ”Pemilu ini belum berakhir,” tegas Jubir Gedung Putih Kayleigh McEnany menurut BBC.

Namun, lingkaran dalam Gedung Putih menyatakan bahwa Trump sebenarnya tak menyangkal kemenangan Biden. Karena itu, dia bertekad untuk memanfaatkan kekuasaan sepenuhnya di Gedung Putih hingga Januari.

Mungkin, beberapa mengatakan bahwa upaya Trump sia-sia. Tapi, beberapa pakar menyebut hal itu bisa bermanfaat bagi Trump. Lebih tepatnya, untuk Pemilu 2024.

Trump dikabarkan berminat untuk kembali menjadi capres 2024. Semua warisan yang ditinggalkan bakal menjadi modalnya untuk mempersatukan konstituen konservatif. Lihat saja politisi Republik yang sebelumnya diam kini mulai muncul lagi untuk membela Trump.

”Jangan minta presiden menerima dengan gembira hasil awal pemilu. Anda (Demokrat) selama empat tahun tak pernah mengakui hasil pemilu,” ungkap Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell menurut Associated Press.

Komentar


VIDEO TERKINI