BPK Temukan Temuan di Provinsi Sulsel Rp 8,5 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 12 November 2020 13:17

Koordinator Wilayah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kumbul Kuswidjanto Sudjadi membeberkan berdasarkan hasil ...

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Koordinator Wilayah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kumbul Kuswidjanto Sudjadi membeberkan berdasarkan hasil temuan BPK dan riksa Inspektorat Daerah menunjukkan pada tahun 2017 hingga 2020 terdapat dana yang belum terealisasi yakni sebesar Rp 8,5 miliar.

“Tahun 2017 temuannya sebanyak 994 dengan jumlah awal Rp 536 juta dan tersisa Rp 171 juta. Tahun 2018 temuannya 1.000 dengan jumlah awal Rp 5,8 miliar dan sisanya 4,7 miliar,” bebernya.

Sementara pada tahun 2019 terdapat sebanyak 1.311 temuan dengan jumlah dana awal sebesar Rp 3,9 miliar dan sisanya 1,2 miliar. Sedangkan tahun 2020 terdapat temuan sebanyak 335 dengan jumlah awal Rp 2,5 miliar dan sisanya Rp 2,2 miliar.

Olehnya, Kumbul Kuswidjanto mengimbau kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP ) Provinsi Sulsel untuk menuntaskan temuan tersebut.

Kendati demikian, ia menjelaskan faktor korupsi bisa saja terjadi disebabkan oleh beberapa aspek, di antaranya aspek individu, aspek organisasi, aspek masyarakat dan aspek aturan hukum.

Bagikan berita ini:
8
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar