Usai Pertemuan Pejabat Kemenpan RB, Honorer K2 Kecewa Berat

Kamis, 12 November 2020 10:01

Para pejabat KemenPAN-RB yang menerima delegasi Sultra. Foto: dokumentasi delegasi honorer K2 for JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) pada 2021 formasinya masih diprioritaskan untuk guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh.

Formasi tenaga teknis administrasi tidak dibuka karena belum ada regulasinya.

Informasi tersebut disampaikan pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), saat menerima delegasi dari Sulawesi Tenggara yang terdiri dari Ketua Komisi I DPRD H Bustam, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sultra Laode Mustari, Ketua Honorer K2 Andi Melyani Kahar alias Shean serta Nur Baitih yang juga Ketua Honorer K2 DKI Jakarta.

Menurut Nur, sapaan akrab Nur Baitih, dalam pertemuan Rabu (11/11), delegasi Sultra kecewa berat. Sebab, sampai saat ini peluang untuk tenaga administrasi lainnya belum dibuka. Padahal mereka ingin ikut dalam rekrutmen PPPK 2021.

“Alasan KemenPAN-RB, formasi untuk tenaga administrasi belum ada dalam regulasi untuk PPPK,” kata Nur kepada JPNN.com, Kamis (12/11).

Dalam pertemuan itu ditegaskan juga, rekrutmen PPPK sampai 2023 memang dikhususkan untuk tenaga honorer yang lama mengabdi. Jika sudah lewat 2023 honorer yang sudah lama mengabdi harus bersaing dengan peserta umum.

Nur menceritakan, pertemuan dengan KemenPAN-RB sempat membuat suasana memanas.

Sebab, Mustari mempertanyakan bagaimana dengan nasib tenaga adminiatrasi lainnya yang jelas-jelas bekerja dan ikut menggerakkan roda di pemerintahan.

Bagikan berita ini:
8
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar