Isu Kasus Video Mesum Diprediksi Muncul di Debat Publik Kedua Pilkada Pangkep

Jumat, 13 November 2020 15:47

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf

FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Ibnu Hadjar Yusuf memprediksi isu kasus video mesum yang diduga elite politik Pangkep, bakal muncul pada debat publik kedua yang berlangsung pada Minggu, 15 November.

Ibnu sapaannya, menekankan agar para paslon harus siap. Karena mau tidak mau, isu tersebut sangat relevan dengan Kabupaten Pangkep yang dikenal sebagai daerah religius.

“Sulsel khususnya Pangkep dikenal dengan masyarakat religius, mayoritas muslim. Tentu isu seperti itu sangat sensitif. Suku Bugis-Makassar itu kan sangat anti perbuatan asusila. Perilaku tidak etis, tidak bermoral. Efeknya pasti besar, negatif terhadap orangnya, terhadap partai apalagi momen pilkada. Bisa saja menurunkan pilihan masyarakat terhadap partai atau partai pengusung figur si A atau Si B. Yang muncul adalah antipati, kejengkelan dan malu-maluin. Di debat mendatang saya yakin akan ada pertanyaan tidak terduga, bisa saja secara langsung atau tidak langsung akan dibahas,” kata Ibnu, Jumat, (13/11/2020).

Apalagi menjelang hari pencoblosan kata Ibnu, kemunculan video mesum tersebut juga banyak dibicarakan di tengah-tengah masyarakat Pangkep.

“Masyarakat tahu, misalnya gambar, video, atau tulisan yang rill atau tidak. Tidak bisa dibohongi. Pertanyaan tambahan di luar skenario dan isu ini bisa menjadi bumerang. Kalau dikatakan berpengaruh, ya pasti berpengaruh. Apalagi di momentum pilkada. Semua menjadi episentrum apalagi empat calon, baik dari calon maupun partai pengusung,” tambah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Makassar ini.

Komentar