Kasus Kopda Asyari Sanjung Habib Rizieq, Ini Arahan Terbaru Markas TNI ke Prajurit

Jumat, 13 November 2020 16:42

Ilustrasi Prajurit TNI-- FOTO: Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad mengingatkan agar seluruh prajurit militer Indonesia bijak dalam bermedia sosial.

Video seorang prajurit TNI yang berucap “Kami bersamamu Imam Besar Rizieq Shihab” saat kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sempat viral di media sosial.

Ucapan prajurit kepada Rizieq tersebut bisa diartikan sebagai keberpihakan dan sepatutnya dihindari. Sebab, prajurit TNI harus bepihak kepada semua golongan.

“Kejadian seperti itu mungkin ya kurang mengerti tujuan apa, tapi tidak ada maksud apa-apa. Tapi yang jelas tentu perlu kita ingatkan supaya kita berdiri di atas semua golongan,” ujarnya.

TNI sudah mengeluarkan aturan untuk prajuritnya agar bijak bermedia sosial. Bahkan hal ini disampaikan berulang kali, agar prajurit paham mengenai dampak media sosial yang begitu besar.

“Ada aturan bagi prajurit TNI yang sudah diatur baik secara UU. Kita juga punya UU disiplin militer termasuk juga beberapa ST yang dikeluarkan oleh panglima maupun masing-masing angkatan,” kata Riad.

Dia menambahkan, TNI memiliki Sapta Marga yang wajib dipatuhi setiap prajurit.

“Sapta Marga itu, salah satunya kami bertakwa ke Tuhan, tetapi tentu ada prosedur ada cara yang disampaikan,” ucapnya.

Sebelumnya, sebuah video yang direkam seorang prajurit TNI kala kepulangan Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta sempat viral di media sosial.

Komentar