Sekolah Tatap Muka, Begini Penjelasan Wagub Sulsel

Jumat, 13 November 2020 16:16

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Masa belajar di rumah masih diberlakukan di Sulawesi Selatan. Hal itu berdasarkan surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan tentang Perpanjangan Masa Belajar di Rumah hingga 14 November 2020.

Meski begitu, rupanya sudah ada dua kabupaten di Sulawesi Selatan yang berstatus zona hijau sudah mengizinkan siswa dan guru membuka ruang kelas, yakni Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Beberapa sekolah pun sudah membuka sekolah tatap muka langsung.

Jika sekolah tatap muka langsung diberlakukan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meminta, agar protokol kesehatan harus diperketat.

Hal itu disampaikan oleh Andi Sudirman saat siaran live di tvOne dalam Program ‘Apa Kabar Indonesia Pagi’ dengan topik “Masih Pandemi, Siapkah Sekolah Tatap Muka?”.

“Alhamdulillah, sejak ditetapkannya Sulawesi Selatan keluar dari zona merah (Covid-19), beberapa wilayah positif rate-nya sudah rendah (melandai),” ujarnya.

Andi Sudirman mengakui, jika selama belajar daring ini beberapa kendala yang dirasakan oleh orang tua siswa. Mulai dari akses internet, serta gadget atau komputer. bahkan tak jarang pula orang tua siswa sulit untuk mendampingi anaknya dalam belajar dari rumah.

“Perlu pertimbangan basis zona wilayah. Sulawesi Selatan tidak bisa disamaratakan dengan daerah lainnya, karena kita memiliki geografis yang beragam, seperti wilayah terpencil,” akunya.

Indikator saat sekolah sudah layak menerapkan belajar secara langsung, kata dia, perlu melihat dengan sistem bottom up. Ia pun mengaku, bahwa dalam sekolah secara tatap muka langsung harus melakukan dengan beberapa pertimbangan.

Bagikan:

Komentar