Tim dan Relawan Danny-Fatma Klaim Paling Solid Jelang Pencoblosan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Berbagai rentetan serangan dialami pasangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) jelang pencoblosan Pilkada Makassar. Terbaru adalah pembakaran posko relawan ADAMA (akronim Danny-Fatma).

Menurut Ketua Jurusan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Ali Armunanto, teror yang terus menyasar tim dan relawan Danny-Fatma kian membuktikan bahwa duet nomor urut 1 itu berpeluang besar memenangi Pilkada Makassar. Soliditas seluruh elemen pendukung yang terus terjaga, dinilai akan menambah elektabilitas pasangan berakronim ADAMA’.

“Kalau dari partai pengusung (dan pendukung), pasangan Danny-Fatma ini memang sangat solid sejak awal. Kita juga melihat relawan-relawan yang militan. Ini saya rasa yang akan memberikan nilai lebih bagi kampanye politik Danny-Fatma,” kata Andi Ali Armunanto kepada tim media ADAMA, Kamis (12/11/2020).

Anto, sapaan akrab Andi Ali Armunanto, mengaku telah mengikuti setiap tahapan Pilkada Makassar. Dia menilai, seluruh kandidat memang punya pendukung militan di belakangnya, tetapi ada “faktor x” yang menjadikan Danny-Fatma berada di atas lawan-lawannya.

“Contohnya, hampir tiap calon punya jadwal kampanye, tetapi memang kalau kita lihat tim Danny-Fatma lebih solid, terkoordinasi bukan hanya konteks nyata, tapi juga media sosial atau maya. Sama-sama punya tim solid, tapi besarannya mungkin yang berbeda. (Pendukung Danny-Fatma) tanpa dikomandoi elite tetap bisa bergerak militan, yang lain biasanya menunggu,” beber Anto.

  • Bagikan