Uji Klinis Vaksin Dipantau Pemerintah

Sabtu, 14 November 2020 09:21

ILUSTRASI. Pixabay

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer yang bekerjasama dengan BioNtech baru-baru ini, mengklaim telah menemukan vaksin Covid-19. Vaksin itu juga disebut-sebut memiliki efektivitas hingga 90 persen mengurangi gejala Covid-19.

“Pada prinsipnya pemerintah Indonesia terbuka terhadap kandidat vaksin yang cocok dan efektif. Namun juga harus tetap mempertimbangkan aspek pendukung, aspek kandidat vaksin tersebut,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (13/11).

Dia menekankan, yang perlu diingat penanganan pandemi Covid-19, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta, serta lembaga internasional. Kolaborasi ini nantinya akan semakin meningkatkan efektifitas penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Karena itu, gerakan disiplin 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) harus masif dilakukan. Patuhi protokol kesehatan secara ketat dan konsisten,” ucapnya.

Wiku mengatakan pemerintah mengikuti perkembangan uji klinis vaksin Covid-19 yang dilakukan berbagai negara. Termasuk berbagai temuan seperti yang terjadi di Brazil baru-baru ini.

“Menjadi masukan dan evaluasi terhadap pengembangan vaksin yang dilakukan dalam negeri. Saat ini kandidat vaksin Covid-19 sedang dalam tahap uji klinis fase. Vaksin, baru dapat digunakan setelah memperoleh lolos uji klinis fase 3 dan memperoleh emergency use of authorization dari Badan POM (Pemeriksa Obat dan Makanan,” jelasnya.(rh/fin)

Bagikan berita ini:
1
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar