25 Persen Penularan Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

Minggu, 15 November 2020 11:45

Tim Ahli Data dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Sulsel, Ridwan Aminuddin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Angka kasus penularan Covid-19 masih terus terjadi. Meski sebelumnya angka reproduksi efektif (Rt) Provinsi Sulsel terus mengalami tren penurunan.

Hanya saja, tak dapat dipungkiri berbagai klaster juga tetap bermunculan dan klaster keluarga diduga menjadi penyumbang klaster tertinggi.

Hal itu dibenarkan oleh Tim Ahli Data dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Ridwan Aminuddin, saat dikonfirmasi fajar.co.id, Minggu (15/11/2020).

Bahkan, ia mengaku peningkatan tersebut terjadi sekitar 25 persen. “Sekarang klaster keluarga cenderung meningkat disebabkan isolasi mandiri yang cukup tinggi di daerah sekitar 25 persen,” ucapnya.

Ridwan menilai, pengawasan yang tidak ketat serta kepedulian pasien terhadap anggota keluarga masih minim.

“Pasien tidak disiplin dan anggota keluarga yang lalai bersama-sama menumbuhkan kasus ini di beberapa kabupaten yang meningkat kasus Covid-nya,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui interaksi antar anggota keluarga sangat intens sehingga potensi penyebaran berpeluang cukup besar untuk saling menularkan virus.

Apalagi bagi anggota keluarga yang memiliki komorbit atau penyakit penyerta sangat rentan terserang virus Corona.

“Misalnya anak-anak muda yang beraktivitas di luar rumah, pulang-pulang mereka langsung berinteraksi dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya,” jelasnya

“Virus ini tidak bisa kita tahu apakah sudah terpapar atau tidak, anak muda biasanya tidak menunjukkan gejala, tapi orang tua yang imunnya sudah menurun itu akan terlihat gejalanya ketika terpapar,” tutupnya.

Komentar