Bawaslu Makassar Imbau Paslon Tak Gelar Pawai dan Konvoi di Jalan Raya

Minggu, 15 November 2020 20:12

Ilustrasi konvoi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pandemi Covid-19 yang masih mewabah membuat beberapa item Pilkada seperti kampanye harus dibatasi. Hal itu dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Makassar mengimbau agar para pasangan calon (Paslon) untuk tidak melakukan kampanye dengan mengundang orang banyak seperti pawai maupun berkendara secara massal di jalan raya.

“Bahwa salah satu larangan dalam pelaksanaan kampanye pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar tahun 2020 adalah pelaksanaan pawai yang dilakukan dengan cara berjalan kaki maupun dengan berkendara di jalan raya,” ucap Ketua Bawaslu Makassar, Nursari, Minggu (15/11/2020).

Nursari menuturkan, larangan tersebut telah tertuang dalam Pasal 69 huruf j Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 yang diubah menjadi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang yang pada pokoknya berbunyi “Dalam Kampanye dilarang melakukan pawai yang dilakukan dengan berjalan kaki dan/atau dengan kendaraan di jalan raya”.

Bahwa apabila ketentuan tersebut dilanggar, lanjutnya maka dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana pemilihan sebagaimana dimaksud pada Pasal 187 ayat (3) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 yang diubah menjadi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Menjadi Tahun 2020 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota

Bagikan berita ini:
9
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar