Hadir di Rumah HRS, Ferdinand Minta Mendagri dan DPRD Nonaktifkan Anies Baswedan

Minggu, 15 November 2020 20:06

Ferdinand Hutahaean.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Ferdinand Hutahaean meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan DPRD DKI Jakarta segera menonaktifkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Alasannya, Anies diduga ikut hadir dalam acara penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) beberapa waktu lalu yang menimbulkan kerumunan massa.

Diketahui, Gubernur Anies mendatangi kediaman Habib Rizieq Shihab pada malam hari Selasa (10/11/2020). Beberapa jam berselang usai sang imam besar mendarat.

Selang beberapa hari kemudian, Habib Rizieq Shihab diberikan sanksi denda sebesar Rp 50 juta karena melanggar aturan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait protokol kesehatan.

Sanksi diberikan karena Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020) malam.

“Berarti Resmi dong itu pelanggaran? Pecat dong Gubernurnya karena turut hadir diacara yang menjadi pelanggaran PSBB,” kata Ferdinand di akun Twitternya, Minggu (15/11/2020).

Mantan kader Partai Demokrat itu menilai Anies Baswedan sudah terbukti melanggar aturan yang ditandatanganinya sendiri.

Dia pun meminta Kemendagri dan DPRD DKI Jakarta untuk menyelidiki pelanggaran yang dilakukan mantan Mendikbud itu.

“Halo pak Tito @kemendagri dan DPRD DKI, ini belum cukup untuk menonaktifkan @aniesbaswedan? Melanggar, mengabaikan aturan yang dibuat sendiri?” pungkasnya. (msn/fajar)

Komentar