Jelang Pilwalkot Makassar, Gubernur: Tentukan Pilihan Tanpa Ada Tekanan

Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar tahun 2020 akan segera berlangsung. Rencananya Pilkada serentak akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Olehnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meminta kepada masyarakat khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga keamanan dan netralitas jelang Pilkada.

“Semoga Pilwalkot ini bisa kita jaga sama-sama, baik keamanannya maupun kualitas Pilkada itu sendiri,” kata Nurdin.

Pada puncak pelaksanannya nanti, Nurdin menegaskan, biarlah masyarakat yang menentukan pilihan masing-masing tanpa harus ditekan.

“Saya mohon kesadaran kita semua biarkan masyarakat menentukan pilihannya dan ASN tolong jaga netralitas,” ungkapnya.

Terkait netralitas, sebagaimana diketahui pada Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN menjelaskan ihwal penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN berdasar pada asas netralitas.

Setiap PNS atau CPNS tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun.

PNS dilarang terlibat aktif dalam politik praktis adalah bentuk upaya menjaga netralitas PNS dari pengaruh partai politik dan untuk menjamin keutuhan, kekompakan dan persatuan antara PNS serta fokus pada tugas PNS sebagai abdi negara/abdi masyarakat. (Anti/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR