Ketinggian Menara Pemancar Radio Kampus yang Roboh Bakal Dipangkas

Minggu, 15 November 2020 20:35

Menara pemancar radio di kampus UIN Alauddin rubuh.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Pasca robohnya menara pemancar radio setinggi 50 meter milik UIN Alauddin Makassar, pihak kampus bakal melakukan pemangkasan.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin, Dr Firdaus Muhammad, mengatakan, pemangkasan itu dilakukan karena penyebab robohnya menara itu pada siang hari tadi, karena ketinggiannya yang mudah diterpa angin kencang.

“Akan dikurangi ketinggian sesuai keperluan. Kita akan adaptasi teknologi modern untuk pelatihan pengembangan anak-anak kita,” katanya, Minggu (15/11/2020).

Terkait ukuran pasti pemangkasan menara itu, pihaknya lebih dulu akan berkoordinasi dengan rektorat kampus, agar kegiatan siaran radio Syiar FM milik kampus tersebut tidak terganggu.

Selain itu, rencananya ketinggian menara itu akan disamakan dengan ketinggian gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi setinggi sekitar 20 meter, yang berada tepat di samping menara roboh tersebut.

“Rencananya kita samakan dengan tinggi gedung ini. Dikaitkan dengan bagian yang kuat pada gedung itu,” jelasnya.

Kendati demikian, robohnya menara tersebut membuat heran internal kampus lantaran pihaknya telah melakukan perawatan rutin, dengan penambahan ring pada menara tersebut pada 2019 lalu.

Namun karena adanya angin kencang pada siang tadi, membuat menara tersebut jadi roboh.

“Usianya memang 10 tahun. Pada 2019 kemarin, sudah diperbaiki dengan cara pengecekan dan menambah ring tali dari empat penjuru. Sebenarnya sudah kuat,” katanya kepada Fajar.co.id.

Bagikan:

Komentar