Bioskop Kembali Dibuka, Protokol Kesehatan Harus Jadi yang Utama

Senin, 16 November 2020 23:03

Foto: Antara

“Setelah kami menjalankan 71 protokol, alhamdulillah tidak ada klaster Covid-19 di bioskop ini,” kata dia.

Hal unik yang justru bisa jadi peluang di bisnis bioskop saat ini, menurut Indriana adalah konsep bioskop yang tidak hanya jadi tempat menonton.

Tetapi, mengeksplor aktivitas hingga momen yang berkesan dengan booking studio (memesan bioskop secara privat).

Ia mengungkap, bisnis ini justru cukup banyak diminati oleh berbagai kalangan yang ingin menjadikan bioskop sebagai tempat privat atau keluarga. Seperti, membuat konten, editing film, hingga prosesi melamar pasangan.

“Ada cukup banyak content creator, mereka cukup sering menggunakan editing dan create content. Beberapa guest juga pakai Cinepolis ini untuk wedding purpose,” ujarnya.

Dia tidak menafikan, selama masa pandemi ini bisnis bioskop memang terdampak cukup besar. Terlebih, bioskop berperan sebagai pusat dari ekosistem film hingga ritel yang mendukungnya.

Meski begitu, Ia meyakini bahwa dengan komitmen protokol kesehatan mitigasi Covid-19 yang ketat, serta kejelian melihat peluang akan bisa membuat bisnis bioskop kembali bergairah. Termasuk Cinepolis yang ada di luar negeri hingga di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita melihat, Insya Allah ini akan membaik kondisinya. Apalagi, jika vaksin sudah ada,” pungkasnya. (sua/fajar)

Komentar