Dewan Usul DID Dipakai Pemulihan Ekonomi

Senin, 16 November 2020 11:48

Dana Insentif Daerah (DID)

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pemkot Parepare berhasil merengkuh reward berupa Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat. Nominalnya tidak kecil. Dewan menyarankan, anggaran itu diprioritaskan untuk agenda pemulihan ekonomi.

DID itu dengan nominal sebesar Rp55 miliar. Pemkot sudah punya agenda penggunaan dari anggaran tersebut. Salah satunya, untuk membangun masjid terapung super megah dengan anggaran Rp30 miliar.

Namun, Ketua Komisi II DPRD Parepare, Kamaluddin Kadir, menerangkan, idealnya semua pos anggaran mengacu kepada Permendagri no 64 tahun 2020. Dengan fokus kepada tiga indikator. Yakni kesehatan, jaringan pengaman sosial dan pemulihan ekonomi.

“Idealnya, baik itu APBD pokok, dana perimbangan serta DID difokuskan ke sana. Apalagi paling penting itu terkait pemulihan ekonomi,” sarannya, Minggu 15 November.

Membangun masjid yang megah, sama sekali tidak salah. Punya fungsi dan manfaat sudah pasti. Hanya saja, tetap perlu pertimbangan skala prioritas dalam kondisi tidak biasa, karena situasi pandemi yang belum berakhir sampai sekarang.

“Fraksi kami sudah menyarankan ke situ (pemulihan ekonomi),” terang legislator dari Partai Gerindra itu.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Parepare, Yasser Latief, mengungkapkan, menghadirkan ikon dengan merealisasikan sebuah bangunan di Kota Parepare memang menjadi salah satu visi-misi wali kota. Namun, ekonomi juga merupakan salah satunya.

“Kalau dihitung, sudah 8 bulan ini Covid-19. Masyarakat perlu stimulus. Tidak salah juga DID diagendakan untuk pemulihan ekonomi,” usulnya.

Pemkot Parepare yang memperoleh DID terbesar di Sulsel, memang patut diapresiasi. Namun menurutnya, perlu di masa sekarang, mengkontekstualisasikan penggunaan anggaran tersebut dengan situasi terkini. (gsa)

Komentar