Dituduh Tidak Netral, Jubir Nurdin Abdullah: Kalau Incumbent Setengah Mati Kampanye Berarti Gagal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Juru Bicara Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bunyamin Arsyad menanggapi tuduhan kuasa hukum Danny- Fatma yang menganggap Nurdin Abdullah tidak netral dan memihak salah satu paslon Pilwakot Makassar.

Om Ben sapaan akrabnya menuturkan, tuduhan itu tidak beralasan. Selama ini, kata dia, Nurdin Abdullah selalu mengedepankan netralitas dari struktur tertinggi pemerintahan hingga ke bawah.

“Itu kan dugaan. Silakan buktikan ada keterlibatan gubernur. Di mana-mana gubernur berbicara harga mati ASN harus netral di Pilkada,” ungkapnya saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

Menurutnya, jika masyarakat mengalihkan dukungan dari paslon nomor urut satu yang saat ini berstatus incumbent, berarti ada yang salah dengan ia saat menjabat. Tidak perlu sampai menuduh adanya keterlibatan Gubernur Sulsel.

“Kalau rakyat memilih calon lain, kenapa menuduh diarahkan. Kalau rakyat merasakan hasil pembangunan pastilah memilih yang membangun,” jelasnya.

Dijelaskan Om Ben, jika masyarakat mengalihkan dukungan, berarti ada yang tidak didapatkan selama Danny menjabat. Wajar bila masyarakat mencari pemimpin yang selalu hadir dan berdampak besar untuk kesejahteraan ke depan.

“Saya selalu mengutip pendapat Prof Nurdin Abdullah, kalau ada incumbent yang setengah mati kampanye berarti gagal. Rakyat tidak merasakan kehadiran pemerintah selama incumbent menjabat. Rakyat tidak melihat ada karya. Dan tidak merasakan dampak dari adanya pemerintahan,” jelasnya.

  • Bagikan